Wednesday, January 16, 2008

Ujian yang bernama Anak

Pada suatu ketika anak-anak kita sangat menyenangkan hati kita. Tingkahnya yang lucu, ngomongnya yang sering belum pas, cara bergaul dengan temannya yang di luar kebiasaan kita sebagai orang dewasa, dan sebagainya dan sebagainya.
Di saat yang lain, sikapnya yang berlambat-lambat, keinginannya yang harus dipenuhi sekarang, mengekspresikan emosi yang belum pada tempatnya, membuat kita jadi pusing tujuh keliling. Kalau sikap yang menyenangkan muncul di saat hati kita lagi suntuk atau sempit dapat menjadi penghibur yang luar biasa.
Tetapi kalau sikap yang tidak mengenakkan muncul di saat kita tidak dapat berlapang-lapang dada, persoalan menjadi lebih gawat. Mudah-mudahan di saat seperti ini tidak mudah meledak amarah kita.
Rasulullah SAW pernah menegur seorang umahat [ibu] yang menarik keras bayi yang sedang digendong rasulullah, yang pada waktu itu membasahi baju rasulullah dengan air pipisnya. Teguran rasulullah,”baju yang basah oleh air kencing ini dapat dibersihkan, lalu bagaimana engkau dapat membersihkan kekerasan dalam hati anak ini?”
Sabar ya, pak-bu, ayah-bunda, abi-umi dengan anak-anak yang telah dikaruniakan-Nya kepada kita.
Semoga anak-anak kita menjadi penyejuk dan penambah timbangan amal kita di hari perhitungan nanti, amin.

dr. Yuni & dr. Yusuf

kebersamaan yang Indah kita

Daisypath Anniversary Years Ticker